Drama Korea Terbaru Mei 2018: Greasy Melo & Lawless Attorney - IMedia9 - Asian Drama

Breaking

Monday, May 7, 2018

Drama Korea Terbaru Mei 2018: Greasy Melo & Lawless Attorney



Minggu pertama Mei 2018 dibuka dengan comebacknya Jang Hyuk dan Lee Jun-ki. Yang satu bernuansa ceria serta penuh dengan makanan dan  canda tawa, sementara satunya lagi penuh dengan kekerasan dan ketegangan tiada henti. Kamu mau nonton yang mana?
Greasy Melo
Time slot: Senin & Selasa
Broadcaster: SBS
Genre: Komedi Romantis
Episode count: 40 (half-hour episodes, 20 hours total)
Alasan menonton
Penulis Seo Sook-hyang dari Jealousy Incarnate, Miss Korea , dan Pasta kembali dengan komedi romantis slice-of-life lainnya dengan tokoh-tokoh aneh dan situasi eksentrik. Kali ini bercerita adalah tentang orang-orang berkumpul di sebuah restoran Cina kecil pada situasi yang absurd. Junho adalah koki terkenal yang terpaksa berakhir di restoran kecil, yang didirikan oleh mantan gangster Jang Hyuk setelah bertugas di penjara. Mereka berdua terlibat dengan pewaris Jung Ryeo-won yang memiliki obsesi dengan jajangmyun. Well, kisahnya memang terkesan biasa, tetapi penulis ini cenderung berfokus pada dialog yang cerdik, karakter yang penuh warna, dan humor dalam situasi duniawi.

Lawless Attorney
Time slot: Saturday & Sunday
Broadcaster: tvN
Genre: Legal action
Episode count: 16
Alasan Menonton:
Lee Jun-ki berpasangan lagi dengan PD Kim Jin-min dari Time of Dog dan Wolf (juga The Liar and His Lover, Pride and Prejudice, dan La Dolce Vita ). Kali ini mereka berdua bermain dalam aksi drama tentang mafia dan korupsi dalam sistem hukum. Dia membintangi sebagai mantan gangster yang menjadi pengacara, dan bekerja sebagai seorang fixer yang menekuk setiap hukum yang ada untuk kliennya. Dalam melakukan keadilan dengan caranya sendiri demi balas dendam, dia menyulut perang melawan bos mafia yang kuat, Choi Min-soo. Seo Ye-ji berperan sebagai pengacara di pihak Lee Jun-ki, dan mereka berdua mengatur latihan mereka sendiri penuh dengan gangster dan misfitsDrama yang satu ini benar-benar gelap — karena lebih banyak adu jotos, lebih sedikit ruang yang berhubungan dengan sidang, tapi mungkin tetap ada humor di dalamnya. Alasan terbaik pada film ini hanyalah Lee Jun-ki.

No comments:

Post a Comment